Sunday, March 27, 2011

"Insya Allah"

Perkataan "Insya Allah" sangat sebati dalam kehidupan harian kita...apa2 pun kita sentiasa mengucapkan "Insya Allah" bila kita dapat jemputan kahwin, atau kita berjanji dengan seseorang bibir kita dengan mudahnya mengungkapkan perkataan "Insya Allah", hingga terbit satu lagu dari Maher Zain "Insya Allah" dan lagu itu memang sedap dan enak di dengar untuk halwa telinga kita...serta dalam maksudnya....

"Insya Allah" dari sudut bahasa (Arab: إن شاء الله‎) bererti "jika Allah menghendaki". Ini menunjukkan bahawa kita tidak tahu masa hadapan, apa yang berlaku kepada kita. Selain itu, ia juga menunjukkan bahawa manusia punya rencana, Allah punya kuasa. Dengan demikian, kata Insya Allah menunjukkan kerendahan hati seorang hamba sekaligus kesedaran akan kekuasaan Allah.

Beginilah kita harus memahami makna ungkapan Insya Allah, ia menegaskan kesedaran manusia akan keterbatasannya, perasaan rendah hati seseorang yang hendak berbuat sesuatu mengetahui bahawa diatas semua yang ia lakukan dan katakan, Tuhanlah yang memiliki kekuasaan untuk mewujudkannya.

Namun begitu, ada sebagian diantara kita sering melupakan peranan dan kekuasaan Allah ketika hendak berencana atau mengerjakan sesuatu. Sebagian diantara kita malah secara keliru mengamalkan kata "Insya Allah" sebagai cara untuk tidak mengerjakan sesuatu. Ketika kita diundang, kita menjawab dengan kata "Insya Allah" bukan dengan keyakinan bahawa Allah yang punya kuasa tetapi sebagai cara berbaik-baik untuk tidak memenuhi undangan tersebut. Kita rupanya berdalih dan berlindung dengan kata Allah. ....
Begitu pula halnya ketika kita berjanji, sering kali ungkapkan perkataan "Insya Allah" keluar begitu saja sebagai perkataan biasa dalam pergaulan. Yang benar adalah, ketika kita diundang atau berjanji pada orang lain, kita ucapkan Insya Allah, lalu kita mesti berusaha bersungguh-sungguh untuk memenuhi undangan ataupun janji itu.Bila tiba-tiba datang halangan seperti sakit, hujan, dan lainnya, kita tidak mampu memenuhi undangan ataupun janji itu, maka di sinilah letak kekuasaan Allah. Di sinilah baru berlaku makna Insya Allah.

Di harap dengan penerangan di atas, kita faham dengan ungkapan harian kita "Insya Allah" kalau kita memang tidak dapat memenuhi undangan rakan, keluarga kita atau tidak dapat melakukan sesuatu seperti yang di minta... usah lah kita dengan mudah nya ungkapkan perkataan "Insya Allah"... fahami lah maksud "Insya Allah" itu sendiri.....

2 comments:

Yanti Arshad said...

assalam...

lama tak singgah sini.... hehehe.

hamidah said...

wsallam yanti pun lama x update blog...masing2 sibuk kan...salam